BISMILLAH,,
Sudah
2 hari aku kepikiran terus, untuk
bagaimana caranya agar bisa buat cerita pendek atau puisi. Padahal deadline nya
hari sabtu ni,,,hemm… Hari Ahad bentar lagi mau tiba, lahan penerbitan jurusan
sastra seni lagi-lagi pasti ditempati para penulis yang lainnya. Kira—kira kapan
lah nya aku bisa menerbitkan hasil karya ku dikoran. Pingin banget,sesekali karya-karya
ku ditampilkan dikoran. Biar dibaca oleh semua orang, hingga pembaca dapat
merasa bahagia dan bisa terinspirasi oleh tulisan- tulisan ku.
Impian
setinggi langit. Mengguncangkan dunia sastra lewat tulisan. Tapi, bagaimana
pulak caranya aku bisa mengguncangkan dunia sastra lewat tulisan tanganku
sendiri, wong,, buat cerpen ajaa gak kelar-kelar.Hemmm,,, lisut,,lisut,,,,
Sekarang
waktunya aku berusaha untuk memulai langkah pertama dalam membuat sebuah cerita
pendek atau pun puisi. Berhubung aku
dari dulu gak pernah mencoba untuk membuat karangan fiksi dan non fiksi berupa
cerita pendek maupun puisi. Maka aku harus sekuat tenaga untuk mencoba
mempelajari tekhnik bagaimana cara membuat cerita pendek dan, puisi yang baik ,,,
Sesuai
dengan saran penulis best seller asma nadia, “kalau ingin membuat cerpen yang
bagus, maka perbanyak lah membaca cerpen-cerpen dari karya penulis yang terbaik”.
Aku pun mengawali pembuatan cerita pendekku dengan membaca berbagai macam
cerpen best seller. Yah, salah satunya karya Asma Nadia. Penulis asma nadia,
termasuk salah satu tokoh favoritku. Gaya tulisan nya bagus, bahasa, alur ceritanya
pun mudah dipahami. Tidak berputar-putar dan sulit untuk dimengerti.
Kisah-kisahnya pun penuh inspirasi dan bermakna.
Tapi,
untuk saat ini,,, aku belum begitu terlalu serius membaca, mengulang-ngulang mempelajari
cerita pendek dari karya asma nadia. Karna dihambat oleh kegiatan-kegiatan ku
diluar. Belum lagi tugas dari kampus ditambah lagi pekerjaan rumah. Untuk focus
menulis pun susah jadinya. Waktu lebih banyak diisi dengan kegiatan luar.
Pernah aku berpikir, agar bisa menulis
dengan focus. Ingin mencari waktu yang pas, kalau bisa tidak ada yang
mengganggu ku ketika menulis. Nah, berniat bangun tengah malam, tepat nya
sepertiga malam setelah selesai sholat tahajud. Pasti suasana nya mendukung
banget buat nulis.
Dan
ternyata,, boro-boro bisa nulis siap sholat tahajud dan menunaikan sholat
malam. Wong aku lagi –lagi bangun kesiangan, Tau coba jam berapa aku bangun.
Jam 06.30, kadang-kadang hampir jam tujuh pagi,,sial banget dech,,,,
Setiap
kali berniat bangun malam, buat sholat tahajud dan nulis. Eeeehhh,,
kenyataannya jauh dari rencana.hemmm,,,,,
Kadang
aku berpikir, kenapa aku susah banget untuk bangun malam. Jangan dulu untuk
bangun malam, untuk bangun sholat shubuh aja susahnya minta ampun. Bisa
dibilang hanya sesekali dan jarang aku tepat waktu dalam mengerjakan sholat
shubuh…
Berulang
kali,, merenung dan meratapi dosa-dosa yang telah ku lakukan. Tapi, belum bisa
juga untuk bertobat dengan sungguh-sungguh. Lagi- lagi kesalahan yang sama
terulang terus. Tanpa aku sadari kesalahan telah menumpuk dipundak ku.
Kesalahan yang berujung pada dosa. Dosa yang telah menumpuk bermuara pada hati.
Hati yang bersemayam menjadi hitam, keras, dan sakit. Menyebabkan diriku sulit
untuk menjalani proses menjadi seorang penulis. Menjadi seorang penulis yang
benar benar penulis sejati. Menjadi seorang penulis yang benar-benar penulis
karna ALLAH… Itulah yang sekarang menimpa diriku…. DIRIKU YANG PENUH DOSA,,,,
Berniat
melakukan kebaikan,,
Berniat
mengerjakan kewajiban dengan hati ikhlas,,
Berniat
melaksanakan amal sholeh,,
Tapi,,apa yang didapat,,,
Hati selalu condong pada keburukan,,,
Hati ku yang sakit,,,
Betapa malangnya nasib ini,,,
Ya
Allah,, sembuhkan lah hati hamba yang sakit ini. Jangan biarkan hamba
berlama-lama dalam kemaksiatan. Hingga membuat hati ini menjadi semakin sakit
dan mati. Maafkan hamba yaa robb,,,
Hanya kepa-Mu lah hamba memohon
ampunan,, Aamiin,,,
Dengan
hanya hati yang bersihlah,, penulis bisa menjadi seorang penulis yang
seutuhnya.
Penulis seorang penulis yang hanya
menulis berdasarkan karna Allah semata.
Bukan karna hal lainnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar